Data Kecelakaan Kereta Fatal di RI 12 Tahun Terakhir, 2017 Terparah!

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengonfirmasi adanya empat korban jiwa dalam kecelakaan antara KA Turangga relasi Surabaya Gubeng – Bandung dan Commuterline Bandung Raya. Ini adalah kali pertama kecelakaan kereta merenggut nyawa korban sejak 2018 atau lima tahun terakhir.

Kecelakaan terjadi pada pukul 06.03 WIB di km 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur – Stasiun Cicalengka. Dikutip dari Info Lintas Bandung Raya, kecelakaan terjadi di petak Cicalengka – Haurpugur, dekat Sinyal Masuk pihak Haurpugur. Kecelakaan terjadi akibat, Jalur Petak Jalan Cicalengka – Haurpugur terhalang.

“Jalur rel antara Haurpugur – Cicalengka untuk sementara tidak dapat dilalui akibat kecelakaan tersebut. KAI saat ini sedang berusaha melakukan upaya evakuasi kepada para penumpang di 2 KA yang menggalami musibah tersebut,” kata EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji.

Dari total penumpang KA Turangga sebanyak 287 orang dan KA Commuterline sebanyak 191 penumpang, ada sekitar 22 penumpang yang luka ringan dan telah dibawa ke Rumah Sakit terdekat, untuk mendapat perawatan.

Sementara itu terdapat empat korban jiwa, yakni Masinis, Asisten Masinis, dan Pramugara. Sementara hingga saat ini tidak ada penumpang yang menjadi korban jiwa.

Kecelakaan kereta api sebenarnya sudah jarang terjadi di Indonesia apalagi yang merenggut korban jiwa. Merujuk data Perkeretapian dalam Angka Semester I-2023, korban meninggal dalam kecelakaan kereta api tercatat pada 2018 yakni satu orang.

Jumlah dan penyebab kecelakaan kereta

Sebagai catatan, merujuk data Ditjen Perkeretapian, jenis kecelakaan kereta api dibagi menjadi lima kategori yakni tabrakan dengan kereta lain, anjlokan, terguling, banjir/longsor, dan lainnya.

Dari 55 kecelakaan kereta api pada 2019-2022, sebanyak satu kecelakaan adalah insiden tabrakan dengan kereta lain, satu kali terguling, dan satu karena banjir/longsor. Selebihnya kecelakaan tersebut adalah insiden anjlok.

Pada rentang periode 2007-akhir 2023, korban tewas terbanyak kecelakaan kereta api terbanyak terjadi pada 2017 yakni 87 jiwa. Sejumlah kecelakaan fatal terjadi pada tahun tersebut. Di antaranya adalah saat Mobil Toyota Avanza silver berpelat B 1937 UZQ tertabrak kereta api Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya-Jakarta di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Jetis, Desa Katong, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Mei 2017.

Jika melihat catatan lebih panjang, kecelakaan terbesar kereta api di Indonesia tercatat pada 22 Desember 1944 yakni kecelakaan Kereta Api Padang Panjang di mana 200 orang tewas. https://sayurkana.com/ 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*