DK PBB Akhirnya Keluarkan Resolusi

Israel, Stop Serangan Brutalmu

Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid
Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid

RM.id  Rakyat Merdeka – Senayan mendesak Israel patuh dan menghentikan serangan brutalnya terhadap warga Palestina di Gaza. Hal ini menyusul lolosnya Resolusi Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa (DK PBB) 2728 (2024) yang menyerukan gencatan senjata antara militer Israel dan Kelompok Hamas di Gaza.

KETUA Komisi I DPR Meutya Viada Hafid mendukung ­resolusi DK PBB pertama yang lolos sejak perang Hamas-Israel berkobar 7 Oktober 2023 silam. Terbitnya Resolusi DK PBB 2728 (2024) ini bisa menjadi langkah awal dalam menggapai gencatan senjata permanen di tanah Palestina.

“Resolusi Dewan Keamanan PBB ini sebetulnya sudah cukup terlambat, perlu waktu lebih dari 5 bulan dengan korban tewas 32.226 warga Gaza, 72 persen korban merupakan perempuan dan anak-anak. Belum lagi risiko kelaparan dan malnutrisi bagi 2,3 juta warga Palestina di Gaza,” kata Meutya dalam ­keterangannya, Rabu (27/3/2024).

Ketua DPP Partai Golkar itu menyebutkan berdasarkan Resolusi DK PBB 2728 (2024), Israel harus menghilangkan semua hambatan bantuan ke Gaza dan mengizinkan bantuan kemanusiaan ke Gaza Utara.

“Untuk selanjutnya kita ­tunggu bersama implementasi dari Resolusi Dewan Keamanan PBB,” sambungnya.

Lebih lanjut, Meutya menuturkan, Indonesia akan segera mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina di Gaza mulai minggu depan. Bantuan ini akan dikirimkan ­secepatnya baik melalui Airdrop atau Parachute Cargo Delivery System atau yang biasa disebut pengiriman melalui udara.

“Saya juga sudah mendengar akan digunakannya Pesawat Super Hercules terbaru untuk tugas ini. Kita harapkan ­bantuan kemanusiaan dari Indonesia dapat meringankan penderitaan rakyat Gaza,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Meutya juga mengingatkan Israel patuh terhadap Resolusi DK PBB ini. Resolusi DK PBB ini mengikat berdasarkan hukum internasional.

“Jika Resolusi PBB ini tidak juga dipedulikan oleh Israel, PBB harus segera bertindak. Jika perlu mengirimkan pasukan ­penjaga perdamaian PBB ke Gaza sesegera mungkin,” tegasnya.

Terakhir, dia mendorong agar resolusi ini bisa menyelamatkan warga Palestina yang selama ini menjadi korban kebiadaban militer Israel.

“Nasib warga Gaza sudah di ujung tanduk, perlu langkah extraordinary agar penyerangan Israel ini segera dihentikan,” pungkas politisi Golkar Daerah Pemilihan Sumatera Utara I ini.

Sebagaimana diketahui, DK PBB meloloskan re­solusi menuntut gencatan senjata segera di Gaza, pada Senin (25/3/2024). Ini merupakan keputusan DK PBB yang pertama kalinya forum lolos setelah sebelumnya selalu mendapat veto Amerika Serikat (AS).

Washington menyatakan ­abstain dan 14 anggota dewan lainnya seluruhnya mendukung resolusi yang diajukan oleh 10 anggota dewan terpilih yang frustrasi terhadap kebuntuan antara negara-negara besar.

Anggota Komisi I DPR ­Sukamta juga mengapresiasi DK PBB yang berhasil menyetujui resolusi gencatan senjata segera antara kelompok militer Israel dan Hamas Palestina.

“Kehadiran resolusi DK PBB ini patut diapresiasi sebagai hasil dari upaya mediasi dan diplomasi yang intensif oleh komunitas internasional, khususnya berbagai negara di dunia yang telah mengecam serangan agresif dan brutal Israel terhadap rakyat sipil di Gaza, Palestina,” kata Sukamta.

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen ini pun mendesak agar resolusi ini segera berlaku dan dijalankan oleh seluruh pihak secara konsekuen.

Resolusi gencatan senjata ini diharapkan menjadi langkah awal yang berarti menuju stabilitas dan perdamaian yang berkelanjutan di Gaza, sekaligus menghentikan kekerasan dan pembantaian yang dilakukan militer Israel terhadap warga Palestina.

“Semua pihak harus menahan diri dari tindakan yang dapat memicu kembali kekerasan dan mengutamakan upaya-upaya diplomasi yang konstruktif. ­Palestina dan Israel wajib berkomitmen sepenuhnya ter­hadap resolusi ini sebagai bagian dari kepatuhan terhadap ke­putusan DK PBB,” tegas Sukamta.

Dia juga meminta DK PBB dan seluruh negara di dunia ­mengawal pelaksanaan reso­lusi ini agar tidak dirusak kembali oleh sikap agresif dan ­arogan Israel. Apalagi selama ini, ­beragam resolusi yang dike­luarkan PBB seringkali ditolak dan dilanggar oleh Israel.

“DK PBB, bersama negara-negara lain di dunia, termasuk Pemerintah Indonesia, perlu memastikan agar Israel mematuhi setiap klausul yang tercantum dalam resolusi tersebut, yakni seruan gencatan senjata, pembebasan sandera tanpa syarat, dan percepatan bantuan kemanusiaan ke Gaza tanpa hambatan apapun,” tegasnya.

Anggota Fraksi PKS ini juga meminta DK PBB dapat memberikan sanksi tegas kepada pihak yang menolak resolusi tersebut, khususnya kepada pihak Israel.

Dia lalu mengutip pernyataan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, yang menegaskan bahwa implementasi resolusi gencatan senjata ini tidak boleh gagal.https://popicedingin.com/wp-admin/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*